Bandar Judi Bola

Seorang Pengedar Narkoba di Surabaya Divonis 15 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Narkoba di Surabaya Divonis 15 Tahun Penjara – Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memvonis pengedar narkoba Imam Santoso (28) dengan hukuman penjara sepanjang 15 tahun. Tidak hanya itu, dia mesti membayar denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Imam Santoso (28) adalah penduduk Simo Pomahan, Surabaya. Dari tangan Imam, polisi mengamankan barang untuk bukti ganja seberat 19, 3 kg serta 1, 8 kg sabu. Lantas 2, 1 kg pil berlogo XTC dan pil warna hijau kuning seberat 1, 2 kg.

Persidangan di pimpin Ketua Majelis Hakim Syarifuddin. Soal yg memberatkan Imam jadi terdakwa ialah tindakan tak beri dukungan program pemerintah dalam pemberantasan serta peredaran narkotika.

” Mengadili, menjelaskan lmam Santoso Bin Beni Hermanto bisa dibuktikan bersalah lakukan tindakan menantang hukum, berubah menjadi penghubung dalam jual beli narkotika Grup I sama seperti dirapikan serta diancam pidana dalam Clausal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomer 35 Tahun 2009 terkait narkotika, ” kata Syaifuddin di Area Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna, Rabu (27/3/2019) .

” Sama seperti dirapikan serta diancam pidana dalam Clausal 111 Ayat (2) Undang UU RI No 35 tahun 2009. Menjatuhkan pidana 15 tahun, denda Rp 1 miliar dengan subsider 3 bulan penjara, ” kata Syaifuddin disudahi dengan mengetok palu.

Vonis yg di terima Imam lebih gampang dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) . Awal kalinya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar dengan subsider 6 bulan.

Imam diamankan Unit Reskoba Polrestabes Surabaya pada 5 November 2018. Dia diamankan di daerah Islamic Center, Dukuh Pakis, Sawahan, Surabaya. Dia tertangkap membawa seabrek barang haram punya Buyung yg sampai sekarang tetap DPO.

Agen Taruhan